Minggu, 21 Juni 2015

Cara Mencegah Kehamilan yang Tepat

Bagi pasangan suami istri, mendapat kehamilan adalah suatu hal yang membahagiakan. Kehamilan akan memungkinkan mereka untuk memiliki anak dan meneruskan generasi mereka. Namun, pada beberapa kasus, pasangan suami istri memiliki untuk menunda kehamilan atau juga mencegah kehamilan terjadi.

Mengapa demikian? Ada beberapa alasan masuk akal yang menjadi pertimbangan oleh pasangan tersebut, antara lain adalah sebagai berikut.

cara mencegah kehamilan

Alasan Psikologis

Beberapa wanita menunda kehamilan karena merasa belum siap untuk memiliki dan merawat seorang bayi. Atau, mereka mungkin masih ingin menikmati masa-masa berdua dengan pasangan. Jadi, mereka belum memiliki kesiapan secara mental.

Penyakit

Wanita yang mengalami gangguan kesehatan atau suatu penyakit bisa jadi tidak memungkinkan mereka untuk hamil.

Jarak kehamilan

Pemberian jarak antara kehamilan pertama dan kedua sangat penting untuk menjalankan program keluarga berencana sehingga keluarga dapat terurus dengan lebih baik.

Alasan Ekonomi

Kendala dalam perekonomian keluarga biasanya mengharuskan pasangan tersebut untuk tidak memiliki banyak anak. Sehingga, jika mereka sudah memiliki anak, mereka memutuskan untuk mencegah kehamilan selanjutnya.

Pekerjaan

Kemungkinan kesibukan dalam pekerjaan dan beberapa aktifitas lainnya yang harus dilaksanakan membuat beberapa wanita mengurungkan niat untuk hamil demi memajukan karir mereka.

Keguguran

Pernah memiliki pengalaman keguguran sebelumnya kemungkinan besar membuat wanita tidak siap untuk hamil.

Alasan-alasan tersebut pada akhirnya mendorong pasangan suami istri untuk mencari cara mencegah kehamilan yang aman dan benar. Berikut beberapa pilihan yang dapat dilakukan untuk mencegah kehamilan terjadi.

Berbagai Cara Mencegah Kehamilan

Penggunaan Alat Kontrasepsi

Cara mencegah kehamilan dengan menggunakan alat kontrasepsi adalah pilihan yang bijaksana. Anda dan pasangan dapat terlebih dahulu berkonsultasi dengan dokter atau bidan untuk menentukan alat kontrasepsi yang paling sesuai untuk digunakan. Berikut beberapa pilihan alat kontrasepsi yang sering dianjurkan.

Pil KB

Pil ini dapat mengendalikan dan melindungi indung telur sehingga tidak melepaskan sel telur. Pil KB juga dapat menjaga saluran urine agar tidak menebal sehingga mencegah sel telur yang tidak sengaja terlepas tidak dapat tertanam. Efek samping dari penggunaan pil ini adalah berat badan naik dan menstruasi tidak teratur.

Suntik

Biasanya, obat yang digunakan untuk suntik adalah Depo-Provera. Obat ini disuntik pada pantat atau lengan dengan frekuensi sekali per tiga bulan.

Sterilisasi

Cara mencegah kehamilan ini dilakukan dengan pembedahan. Pada wanita biasanya dengan memutus atau memasang cincin di bagian tuba falopi, sedangkan pada pria dengan metode kontrasepsi untuk mencegah sel sperma keluar.

Metode Ritmik

Metode ini dilakukan dengan melakukan hubungan intim tidak pada masa subur wanita. Metode ritmik terdiri dari 2 cara, yaitu metode ritmik kalender (pasangan suami istri menghindari masa subur sesuai panjang siklus menstruasi) dan metode lendir serviks (mengamati kualitas dan kuantitas cairan lendir serviks untuk menandai masa subur).

Semoga beberapa pilihan cara mencegah kehamilan di atas dapat berguna bagi keluarga Anda untuk mewujudkan keluarga berencana. Keluarga berencana, keluarga bahagia!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar