Senin, 01 Juni 2015

Gula Darah dan Pengaruhnya Terhadap Kesehatan



Istilah gula darah mengarah pada tingkatan glukosa yang terdapat dalam darah. Tingkatan glukosa ini diatur secara cermat oleh tubuh yang kemudian dialirkan pada sel-sel tubuh melalui aliran darah.

Tingkat gula darah dapat meningkat ketika selesai makan dan dapat menurun kembali ketika bangun di pagi hari. Kadar gula darah yang normal adalah antara 4-8 mmol/l (70-150 mg/dl). Pengaturan tingkat gula darah yang dilakukan oleh tubuh memiliki beberapa tahap yang berfungsi untuk menjaga keseimbangan gula darah.


gula darah


Pankreas adalah bagian tubuh yang digunakan untuk mengawasi tingkat gula darah. Jika gula darah menurun, maka pankreas akan melepaskan glukagon menuju sel-sel di bagian lever.

Melalui proses glikogenolisis, glikogen akan diubah menjadi glukosa oleh sel-sel tersebut dan kemudian dialirkan pada darah untuk menaikkan gula darah

Sedangkan pada saat gula darah meningkat, proses yang terjadi adalah sebaliknya, yaitu glukosa diubah menjadi glikogen dalam proses glukoneogenesis. Proses ini dilakukan oleh hormon insulin yang berasal dari butir sel dalam pankreas.

Masalah Gula Darah

Masalah gula darah dapat timbul akibat proses glikogenolisis dan proses glukoneogenesis yang melaju lebih cepat dan tidak normal. Penurunan gula darah yang sangat rendah disebut dengan hipoglikemia, sedangkan peningkatan gula darah yang sangat tinggi disebut dengan hiperglikemia. 

Gejala hipoglikemia ditandai dengan perasaan lelah, perasaan mudah tersinggung, hilang kesadaran dan kondisi mental menurun. 

Gejala hiperglikemia ditandai dengan tekanan nafsu makan dalam waktu singkat yang kemudian dapat mengarah pada masalah yang lebih besar yaitu diabetes. Selain diabetes, hiperglikemia juga dapat merusak ginjal, mata dan saraf.

Ketidakstabilan kondisi gula darah dapat disebabkan oleh banyak hal. Beberapa di antaranya adalah makanan yang dikonsumsi, pengaruh stres, dan gaya hidup yang dijalani.

Untuk dapat terhindar dari berbagai akibat buruk, sebaiknya Anda secara rutin berkonsultasi dengan dokter untuk memeriksa kadar gula darah. Anda juga dapat bertanya pada dokter bagaimana melakukan pemeriksaan sendiri agar Anda dapat memeriksa gula darah kapan dan di mana saja. 

Selain pemeriksaan rutin, Anda juga dapat melakukan beberapa langkah praktis berikut yang bermanfaat dalam mempertahankan tingkat gula darah yang normal.

Cara Praktis Mempertahankan Kestabilan Gula Darah

Olahraga Rutin

Gaya hidup aktif dapat membantu menjaga proses metabolisme tubuh yang bermanfaat dalam mengontrol tingkat gula darah. Olahraga ringan namun dilakukan secara rutin setiap hari lebih efektif dan bergna dibanding olahraga berat namun hanya sekali saja dilakukan dalam kurun waktu lama.

Suplemen Makanan

Tambahkan suplemen makanan yang banyak mengandung seng misalnya melalui sarden dan ayam.

Diet Sehat

Gula darah dapat diturunkan dengan melakukan diet rendah karbohidrat. Diet ini dapat diterapkan dengan mengkonsumsi susu kedelai dan ikan haring serta makanan yang memiliki kandungan serat cukup tinggi, misalnya buah dan sayuran. 

Berat badan yang normal akan menjaga tingkat gula darah tetap stabil. Jadi, lakukanlah diet sehat dengan nutrisi dan gizi yang cukup.

Di samping cara di atas, ada beberapa bahan alami yang dapat menurunkan gula darah, misalnya teh hijau dan kayu manis. Masukkanlah kedua bahan ini dalam menu makanan Anda. Normalkan gula darah, tubuh sehat tanpa masalah!

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar